Disiarkan oleh AKTN Dharma Bhakti Agus – Artikel seputar contoh soal geguritan kelas 4 sd bisa anda temukan disini. Geguritan merupakan salah satu bentuk puisi tradisional Jawa yang indah. Di kelas 4 SD, siswa mulai dikenalkan dengan geguritan sebagai bagian dari muatan lokal bahasa Jawa.
Memahami geguritan membantu siswa mencintai sastra daerah. Latihan soal yang tepat akan memudahkan mereka menguasai materi ini.
1. Soal Memahami Isi Geguritan
Pada soal jenis ini, siswa diminta membaca geguritan pendek lalu menjawab pertanyaan tentang tema atau pesan yang terkandung. Ini melatih kemampuan membaca pemahaman dalam bahasa Jawa.
Soal Contoh
Wacanen geguritan iki: “Srengenge sumunar, awan padhang, manuk-manuk pada mabur, atiku seneng banget.”
Pitakon: Apa tema saka geguritan ing dhuwur? Wangsulan: Tema geguritan yaiku kabungahan utawa rasa seneng nalika awan.
2. Soal Menentukan Rima atau Purwakanthi
Geguritan memiliki rima atau purwakanthi yang khas. Siswa sering diminta menentukan bunyi vokal yang sama di akhir baris.
Latihan ini mengasah kepekaan siswa terhadap bunyi bahasa Jawa. Contohnya, siswa harus mencari persamaan bunyi “a” pada setiap baris.
Soal Contoh
Geguritan: “Kembang melati, wangi banget, ing taman ati, tansah sumilak.”
Pitakon: Apa purwakanthi kang digunakake? Wangsulan: Purwakanthi guru swara, yaiku padhane swara vokal “i” lan “e”.
3. Soal Mengidentifikasi Diksi atau Pilihan Kata
Pilihan kata dalam geguritan sangat penting untuk menciptakan suasana. Siswa diajak mengenali kata-kata indah yang jarang dipakai sehari-hari.
Contoh diksi seperti “sumunar” artinya bersinar. Latihan ini memperkaya kosakata bahasa Jawa siswa.
Soal Contoh
Tembung “sumunar” ing geguritan nduweni teges apa? Wangsulan: Tembung sumunar tegese padhang banget utawa bersinar terang.
4. Soal Membuat Geguritan Sederhana
Keterampilan menulis geguritan juga dilatih di kelas 4 SD. Siswa diminta membuat geguritan pendek dengan tema tertentu, misalnya alam atau sekolah.
Ini mengembangkan kreativitas dan ekspresi diri siswa. Guru biasanya memberikan panduan jumlah baris minimal empat baris.
Soal Contoh
Gawea geguritan 4 larik kanthi tema “Kewan Ingon-ingon”! Wangsulan: (contoh) “Kucingku lucu, wulune alus, saben dina takparingi pangan, dheweke tansah manut.”
5. Soal Menentukan Amanat Geguritan
Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan pengarang. Soal ini menguji kemampuan siswa dalam menyimpulkan nilai-nilai dari geguritan.
Misalnya, geguritan tentang gotong royong mengajarkan pentingnya kerja sama. Siswa harus mampu menuliskan amanat dengan kalimat sendiri.
Soal Contoh
Wacanen geguritan: “Rukun agawe santosa, padha tulung tinulung, urip dadi luwih tentrem.” Pitakon: Apa amanat saka geguritan kasebut? Wangsulan: Amanate yaiku supaya kita urip rukun lan tulung tinulung supaya tentrem.

6. Soal Menentukan Jumlah Baris dan Bait
Struktur geguritan dapat diketahui dari jumlah baris dan bait. Soal ini melatih siswa mengidentifikasi bentuk fisik puisi Jawa.
Biasanya geguritan terdiri dari beberapa bait yang masing-masing berisi empat baris. Namun, ada juga yang tidak terikat aturan baku.
Soal Contoh
Geguritan nduweni 8 larik lan dipérang dadi 2 pada. Pira cacahing larik saben pada? Wangsulan: Saben pada ana 4 larik.
7. Soal Mencocokkan Geguritan dengan Gambar
Soal visual membantu siswa menghubungkan teks dengan ilustrasi. Siswa diminta memilih geguritan yang paling sesuai dengan gambar yang disajikan.
Misalnya, gambar sawah hijau cocok dengan geguritan tentang alam. Metode ini membuat pembelajaran lebih menarik bagi siswa kelas 4.
Soal Contoh
Gambar ana sawah sing ijo royo-royo. Geguritan endi sing cocok? Wangsulan: Geguritan sing nyritakake alam utawa tetanen, contone “Pari wis kuning, arep dipanen, bungah atiku, ndeleng pemandangan.”
8. Soal Mengubah Geguritan ke Bahasa Indonesia
Penerjemahan sederhana melatih pemahaman makna kata per kata. Siswa diminta mengubah geguritan bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dengan tepat.
Ini juga menguji sejauh mana siswa mengerti kosakata bahasa Jawa. Terjemahan harus mempertahankan makna asli tanpa mengubah suasana.
Soal Contoh
Terjemahna geguritan iki: “Kembang mawar abang, eri landhep, nanging endah banget.” Wangsulan: Bunga mawar merah, durinya tajam, tetapi sangat indah.
9. Soal Menentukan Majas dalam Geguritan
Majas atau gaya bahasa sering muncul dalam geguritan, seperti personifikasi atau metafora. Siswa diajak mengenali majas sederhana.
Contoh personifikasi: “angin ngelus-elus pipi” artinya angin seolah membelai. Latihan ini mengembangkan kemampuan analisis sastra siswa.
Soal Contoh
Ukara “Srengenge mesem marang aku” kalebu majas apa? Wangsulan: Majas personifikasi, amarga srengenge dianggep bisa mesem kaya manungsa.
10. Soal Melengkapi Geguritan yang Rumpang
Soal ini menyajikan geguritan dengan beberapa kata yang hilang. Siswa harus memilih kata yang tepat untuk melengkapi agar geguritan bermakna.
Pilihan kata biasanya disediakan dalam kotak pilihan. Ini melatih pemahaman konteks dan kosa kata bahasa Jawa siswa.
Soal Contoh
Geguritan: “Srengenge … (padhang/sumedhot) ing wayah esuk.” Tembung sing trep yaiku? Wangsulan: Padhang, amarga srengenge esuk iku padhang lan ora sumedhot.
Kesimpulan
Latihan soal geguritan secara rutin akan meningkatkan kemampuan berbahasa Jawa siswa kelas 4 SD. Materi ini tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga pemahaman dan kreativitas.
Dengan mengerjakan sepuluh jenis soal di atas, siswa siap menghadapi ulangan harian atau ujian akhir. Semoga artikel ini bermanfaat bagi orang tua dan guru dalam mendampingi belajar.

